Perihal
Dunia kita hari ini telah memasuki revolusi media. Jika dihari-hari yang lalu maka diperlukan “izin” untuk masuk dan berbicara kepada publik. Seperti halnya seorang Musisi yang harus melalui sebuah label rekaman untuk mempromosi dan mendistribusikan hasil karyanya. Bahkan jika opini anda ingin didengar, maka diperlukan koran majalah atau media lainnya serta penerbit buku untuk menjadikannya menjadi opini publik.
Kini semua itu telah berlalu dan telah mengalami perubahan total untuk tak dikatakan radikal. Siapa saja, sekalipun hanya memiliki laptop plus koneksi internet (yang keduanya kini semakin “murah” untuk dijangkau masyarakat luas), akan dapat melontarkan opininya ke santero jagat. Sebebas apa yang ia inginkan, baik itu dilakukan secara tetap dari satu tempat, atau berjalan dan berpindah-pindah(Mobile). Perubahan total ini sudah barang tentu akan mendatangkan masalah baru diberbagai sisi. Namun terlepas dari itu, pesan anda akan melesat dengan cepat untuk diketahui oleh publik jika anda memang ngotot mempengaruhi, bahkan ingin merubah dunia..! Kini dengan hanya menggunakan internet anda mampu dan memiliki kesempatan untuk menjangkau publik dan meyakinkan banyak orang, bahwa opini anda memang penting. Namun yang lebih esensi dari semua itu adalah, sejauh mana pengaruh dari Informasi yang anda lontarkan dapat merubah dunia kearah yang lebih baik menuju tatanan harmoni dunia baru.
Sesungguhnya sejak dahulu kala, Informasilah yang merubah dunia. Para Nabi membawa Risalah “Firman sebagai pegangan” untuk dunia kearah yang lebih baik, yang sudah barang tentu merupakan tugas Asli oleh Yang Maha Kuasa.
Masa demi masa berubah; sebelum kita kita hidup di jaman informasi (seperti kata orang sekarang ini), silih berganti, tugas pembawa berita berkembang terus secara perlahan-lahan disatu masa, dan semakin progresif dimasa lainya seperti kini. Okey.. Kita lompati saja beberapa jaman, katakanlah mulai dari jaman tukang cerita keliling sampai kemudian digantikan oleh para pewarta. Berbagai metoda warta berkembang terus, baik berupa kerja tulis, memakai alat dengar(radio), lihat dengar (TV) hingga sampailah kita hari ini ke suatu trend baru yang sering kita sebut sebagai era Information Comunication & Technologie (ICT) yang begitu interaktif.
Rasanya… kini semua menjadi berubah total, baik jarak, kecepatan, cara interaksi serta media dari infornmasi itu sendiri yang semua larut lebur secara total dalam arus Multimedia. Kini semua lebih terstruktur namun bisa juga terasa acak baik alat (media), pewarta, yang diwartakan maupun pemirsanya. Namun Risalah (khabar) tentunya tetap harus sampai ke tujuan dengan semakin menuju kesempurnaan baik cara maupun isi, karena itulah hakikat nya.
Sekali lagi…., ” Karena itulah hakikat dari Risalah yang harus disampaikan”.
Tinggalkan sebuah Komentar »
Umpan RSS untuk komentar-komentar pada tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Tema: Pool oleh Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.